Pengobatan Chikungunya Dengan Air Kelapa - Pohon kelapa umumnya hanya dimanfaatkan sebagai bahan pangan atau sebagai minuman dan khasiat air kelapa sebenarnya telah lama dikenali oleh masyarakat, dan tetapi kegunaanya dalam pengobatan demam chikungunya baru belakangan ini diketahui.
Serangan demam berdarah chikungunya yang dikategorikan sebagai kejadian luar biasa telah beberapa kali terjadi. Dan sampai saat ini belum ada pengobatan serta vaksin yang spesifik untuk chikungunya. Sampai beberapa waktu lalu dua dokter india mengklaim bahwa air kelapa merupakan jawaban bagi penyakit demam chikungunya dan berbagai penyakit lain.
Walaupun air kelapa tidak menyembuhkan penyakit, tetapi air kelapa dapat
membantu pasien sembuh lebih cepat, kata peneliti ini. Ahli sains alam
Dilip Kumar dan Jagdev Singh, presiden Malaysian Dietary Supplement,
mengatakan bahwa air kelapa baik untuk beberapa penyakit seperti kolera,
disentri dan tifoid.
Orang-orang di India telah lama mengakui kebaikan minyak kelapa, yang
secara medis terbukti memiliki komponen anti-bakteri dan anti-jamur.
Surat kabar terkemuka The New Sunday Times melaporkan bahwa para dokter
di Cina menyarankan pasien-pasien chikungyunya untuk meminum air kelapa.
Kedua peneliti diatas menyebutkan bahwa tidak ada vaksin untuk virus yang menyebabkan chikungunya yang memiliki gejala gejala yang serupa dengan dengue, demam, nyeri sendi, dan sariawan.
Jadgev Singh mengatakan air kelapa sangat membantu bagi mereka yagn
mengalami demam chikungunya karena sangat baik dalam mendetoksifikasi
hati, sebuah organ yang membantu mengendalikan suhu tubuh. Dia
mengatakan virus penyebab penyakit ini berkembang dalam hati selama
periode waktu tertentu. Karena hati ini merupakan organ yang dapat
mengambil manfaat dari air kelapa, maka virus yang ada di dalamnya akan
tertekan dengan adanya air kelapa ini.
“Sulit untuk menemukan obat penyakit ini. Ketika virus ini telah berada
dalam sistem, virus akan tetap berada disana. Virus ini akan beraksi
pada saat yang tepat. Air kelapa akan membantu dalam mengontrol atau
menekan virus tersebut,”
Dr Dilip Kumar mengatakan bahwa air kelapa memiliki kandungan kalium
yagn tinggi dan berbagai mineral lainnya. Air ini dapat membantu
mengobati penyakit seperti kolera, disentri, tifoid dan lainnya. Kedua
dokter ini memberi resep: “Jika memungkinkan air kelapa seharusnya
diminum setiap hari. Ini merupakan pelengkap makanan yang baik,”
Tampilkan postingan dengan label Keserhatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Keserhatan. Tampilkan semua postingan
Minggu, 13 Agustus 2017
Cara Penularan Penyakit Chikungunya
Cara Penularan Penyakit Chikungunya - Penyakit Chikungunya memang kurang berbahaya dibanding penyakit dengue, tetapi penyakit ini juga cukup membuat penderitanya tersiksa.
Gejala yang dapat muncul berupa demam, sakit kepala, dan nyeri sendi. Diantara ketiganya nyeri sendi yang paling dominan baik dari segi beratnya maupun lamanya. Dan bhkan penderita yang merasa seolah olah limpuh.
Cara penularan penyakit chikungunya hampir sama dengan penyakit dengue atau demam berdarah. Mula mula penderita chikungunya tentunya di dalah darahnya mengalir virus chikungunya lalu datang nyamuk Aedes menghisap darah penderita tersebut. Dan tak hanya darah yang terhisap darah penyakit tersebut dan tak hanya darah yang terhisap ke dalam tubuh nyamun tetapi juga virus.
Virus yang terhisap ke dalam tubuh nyamuk kan berkembang biak dan berimigrasi ke dalam kelenjar ludahnya. Nah, ketika nyamuk menggit orang yang sehat virus yangada di kelenjar ludah akan berpindah ke dalam tubuh orang tersebut.
Dan virus lantas akan berkembang biak dan orang yang semula sehat akan menjadi sakit. Dan tak hanya itu, orang tersebut akan menjadi sumber penular baru bagi orang sehat lainnya. Jadi, penularan penyakit chikungunya terjadi melalui perntara nyamuk Aedes dari orang sakit ke orang sehat.
Gejala yang dapat muncul berupa demam, sakit kepala, dan nyeri sendi. Diantara ketiganya nyeri sendi yang paling dominan baik dari segi beratnya maupun lamanya. Dan bhkan penderita yang merasa seolah olah limpuh.
Cara penularan penyakit chikungunya hampir sama dengan penyakit dengue atau demam berdarah. Mula mula penderita chikungunya tentunya di dalah darahnya mengalir virus chikungunya lalu datang nyamuk Aedes menghisap darah penderita tersebut. Dan tak hanya darah yang terhisap darah penyakit tersebut dan tak hanya darah yang terhisap ke dalam tubuh nyamun tetapi juga virus.
Virus yang terhisap ke dalam tubuh nyamuk kan berkembang biak dan berimigrasi ke dalam kelenjar ludahnya. Nah, ketika nyamuk menggit orang yang sehat virus yangada di kelenjar ludah akan berpindah ke dalam tubuh orang tersebut.
Dan virus lantas akan berkembang biak dan orang yang semula sehat akan menjadi sakit. Dan tak hanya itu, orang tersebut akan menjadi sumber penular baru bagi orang sehat lainnya. Jadi, penularan penyakit chikungunya terjadi melalui perntara nyamuk Aedes dari orang sakit ke orang sehat.
Adapun Beberapa kelompok yang rentan terkena penyakit chikungunya yaitu:
- Wanita yang sedang hamil, karena sangat beresiko bagi janin yang dikandungnya.
- Penderita yang mengalami masalah medis seperti arthritis, tekanan darah tinggi, dan penderita diabetes.
- Pelancong atau traveler yang berusia 65 tahun ke atas.
- Traveller yang aktivitasnya lebih banyak di luar ruangan atau yang tinggal berlama-lama dalam ruangan yang tertutup tanpa AC dan yang ventilasinya tidak ditutup dengan kasa kawat.
- Para misionaris dan sukarelawan yang bekerja di daerah endemis.
Belum terdapat vaksin untuk mencegah penyakit ini. Satu-satunya cara adalah menghindari gigitan nyamuk Aedes. Beberapa cara untuk mencegah gigitan nyamuk, diantaranya:
- Memakai baju lengan panjang, celana panjang dan topi atau pakaian lain yang menutupi kulit.
- Gunakan obat gosok (repellent) pada kulit. Jika menggunakan sunscreen (tabir surya), pakailah sebelum menggunakan repellent.
- Tidurlah dengan kelambu dan usahakan menutup ventilasi dengan kasa kawat. Apabila mungkin tinggallah di ruangan ber AC (Air Conditioning).
- Jika terserang gejala chikungunya, minumlah obat Acetaminophen atau Paracetamol untuk meredakan demam dan nyeri. Minum air putih dan beristirahatlah yang banyak.
Sabtu, 12 Agustus 2017
Gejala Dan Cara Penyebaran Penyakit Chikungunya
Gejala Penyakit Chikungunya
Vektor berupa nyamuk ini berperan sebagai organisme yg menyebarkan virus chikungunya kedalam tubuh manusia. Sebenarnya nyamuk ini pun merupakan jenis nyamuk sama yg mengakibatkan demam berdarah yg umum mengakibatkan demam berdarah. Sehingga perlu di waspadai bila kita dihinggapi nyamuk ini.
Vektor berupa nyamuk ini berperan sebagai organisme yg menyebarkan virus chikungunya kedalam tubuh manusia. Sebenarnya nyamuk ini pun merupakan jenis nyamuk sama yg mengakibatkan demam berdarah yg umum mengakibatkan demam berdarah. Sehingga perlu di waspadai bila kita dihinggapi nyamuk ini.
Terkadang
seseorang tak terlalu perhatian dengan gejal-tanda plu ini. Artinya
mereka tanpa memeriksakannya menuju docter, umumnya hanya membelikan
obat plu di apotik atau di warung-warung terdekat. Sehingga
mengakibatkan tanda ini tak sehat sebab obat yg salah. Sebab terjadi
cukup lama & seseorang ini pun belum mengkonsumsi Obat Chikungunya
di apotik, maka terjadilah tanda-tanda yg berikutnya.
Berikut adalah beberapa tanda yg terjadi selanjutnya saat seseorang terserang penyakit Chikungunya, dianatranya sebagai berikut :
- Rasa nyeri dipersendian
Rasa nyeri atau sakit di sendi merupakan
keluhan yg kerap muncul sesudah timbul demam ini. perkara ini bisa
bermanipestasi berat yg mengakibatkan kadang pengidap menjadi merasa
lumpuh. umumnya sendi yg kerap dikeluhkan mulai sendi lutut,
pergelangan, jari kaki, tangan, & tulang belakang.
- Terasa sakit pada bagian otot
Kondisi ini umumnya terjadi di seluruh
otot khusnya di otot bagian kepala & daerah bahu. Terlebih pun dapat
hingga terjadi pembengkakan di pada otot sekitar mata kaki.
- Bercak kemerahan atau ruam di kulit
bercak-bercah kemerahan di kulit seperti
orang yg mau terserang cacar air. perkara tersebut umumnya terjadi di
hari pertama saat demam melanda. namun lebih kerap di hari menuju 4-5
demam. Lokasinya umumnya di daerah wajah, badan, tangan, kaki &
kadang ditemukan perdarahan di gusi.
- Tiba- tiba mengalami demam yang tinggi
Kondisi demam yg kaya tersebut umumnya
terjadi di demam yg selanjutnya sesudah hari pertama ini. Kondisi
tersebut umum ditandai dengan menggigil & wajah yg kemerahan.
Sedangkan panas yg kaya ini berlangsung selama 2-4 hari lalu kembali
normal.
- Mengalami sakit kepala
Rasa sakit kepala merupakan keluhan yg kerap ditemui bersamaan dengan keluah-keluhan yg lainnya.
- Tubuh mengalami kejang
Kejang umumnya ditemui di anak-anak dampak
dari panas yg terlalu tinggi, tapi kejang ini kadang terjadi bukan
dengan cara langsung oleh penyakitnya.
Demkianlah beberapa tanda yg bisa terjadi
& mengindikasikan seseorang terjangkit oleh Chikungunya. Sebenarnya
Chikungunya umum terjadi di daerah yg mengalami curah hujan tinggi.
Seperti di daerah sebagian besar yg berada di Asia & Asia Tenggara,
Aprika Barat, Aprika Timur, & di sekitar Lautan Hindia.
Cara penyebaran penyakit chikungunya
Buat penyebaran atau buat tentang bagaimana penyakit Chikungunya menjangkiti seseorang, berikut penjelasannya:
- Dari ibu menular kepada bayinya
Ibu
melahirkan yg terinfeksi virus penyakit Chikungunya dapat menularkan
penyakit ini di bayi yg baru dilahirkannya. Tapi, perkara tersebut
jarang sekali terjadi.
Dikhawatirkan
pun virus penyakit Chikungunya dapat menular di ibu dari proses
menyusui. Sehingga, usahakan selalu menyusui di dalam ruangan yg
mempunyai ventilasi yg baik.
- Penyakit Chikungunya dari gigitan nyamuk
Virus penyakit Chikungunya ditularkan di
manusia oleh gigitan nyamuk terutama nyamuk betina. Pada umumnya, nyamuk
yg berperan dalam penyebaran virus penyakit Chikungunya ialah nyamuk
Aedes aegypti & Aedes albopictus. Kedua jenis nyamuk tersebut juga
yg merupakan nyamuk faktor penyebab adanya tanda demam berdarah dengue
atau DBD. umumnya kedua jenis nyamuk tersebut menggigit di saat siang
hari. Meski penyebaran virus tersebut melalui nyamuk, tapi alangkah
baiknya buat tahu bagaimana cara mencegah demam berdarah dengue supaya
tak memunculkan penyakit lain yg berbahaya.
- Melalui Transpusi Darah
Banyak teori yg mengatakan bila virus
penyakit Chikungunya bisa menular di seseorang jika ia melakukan
transpuse darah, & ternyata darah yg telah ditranspusikan ini telah
terinfeksi virus penyakit Chikungunya.
Makanan Untuk Penderita Demam Chikungunya
Makanan Untuk Penderita Demam Chikungunya - Chikungunya adalah penyakit yang dtandai dengan demam mendadak, nyeri
pada persendian terutama sendi lutut, pergelangan, jari kaki dan tangan
serta tulang belakang yang disertai ruam pada kulit. Penyakit ini
disebabkan oleh virus Chikungunya (CHIKV).
Virus ini termasuk dalam keluarga Genus Alphavirus, Togaviridae dan ditularkan oleh nyamuk Aedes Aegypti (yamuk yang juga menularkan penyakit demam berdarah).
Apa yang kita makan memainkan peran utama dalam memerangi penyakit, dan itu sama dalam kasus chikungunya. Terdapat beberapa makanan yang memiliki nutrisi baik bagi penderita chikungunya. Makanan yang dianjurkan dianataranya sebagai berikut :
Virus ini termasuk dalam keluarga Genus Alphavirus, Togaviridae dan ditularkan oleh nyamuk Aedes Aegypti (yamuk yang juga menularkan penyakit demam berdarah).
Apa yang kita makan memainkan peran utama dalam memerangi penyakit, dan itu sama dalam kasus chikungunya. Terdapat beberapa makanan yang memiliki nutrisi baik bagi penderita chikungunya. Makanan yang dianjurkan dianataranya sebagai berikut :
- Mengandung Omega-3
sam lemak omega-3 didapat melalui makanan serta suplemen, namun
disarankan untuk tetap memakan makanan yang dimasak manual. Hal Ini
mengurangi pembekuan darah, memungkinkan otak untuk berfungsi dengan
baik, meningkatkan memori, mengurangi kemungkinan stroke, dan juga
gejala arthritis.
- Buah Apel dan Pisang
Ketika mencoba untuk pulih dari chikungunya disarankan untuk menjauhkan diri dari buah semangka dan jeruk. Sebagai ganti untuk vitamin A dan C bisa dengan buah apel dan pisang raja. Apel penuh serat yang dapat membersihkan saluran pencernaan kita dan memastikan tingkat yang lebih rendah kolesterol. Pisang juga mengandung serat yang mencegah sembelit dan menjaga usus bersih.
- Makanan yang banyak mengandung air
Makanan yang banyak mengandung air sangat baik untuk memulihkan tubuh
dari chikungunya. Kategori ini sebagian besar sup dan masih banyak lagi.
Makanan biasanya harus terbuat dari kacang-kacangan, daging atau ikan
yang memberikan tubuh kita asupan protein yang diperlukan. Cobalah sup
tomat karena mengandung antioksidan seperti lycopene yang mengurangi
gejala kanker prostat.
- Sayuran Berdaun
Sayuran adalah salah satu makanan terbaik di dunia.
Mereka mudah dicerna dan sangat rendah kalori, kaya akan vitamin A yang
melindungi tubuh kita dari kanker, dan memastikan pertumbuhan tulang.
Sayuran berdaun juga mengandung vitamin C yang mencegah serangan dari
radikal bebas dan melindungi tubuh kita dari arthritis. Memulihkan
kesehatan Kita dan menjamin Kita jauh dari penyakit yang mengancam
kehidupan seperti Chikungunya. Pastikan untuk menyertakan sayuran
berdaun dalam menu makan kita.
- Makanan yang kaya akan vitamin C dan E
Vitamin C membantu dalam penyembuhan pada luka, memungkinkan pembentukan
otot, tulang, tendon, dan pembuluh darah lainnya. Vitamin E
mempromosikan kesehatan yang baik, kulit mulus dan mencegah kanker,
serangan jantung, penyakit Parkinson, dan rheumatoid arthritis. Beberapa
contoh makanan yang mengandung vitamin C dan E adalah jambu biji,
paprika kuning, kiwi, brokoli, stroberi, tomat, kacang polong, dan
lain-lain. Untuk vitamin E Kita harus makan lebih banyak buah,
kacang-kacangan, buah-buahan tropis, gandum, minyak, dan brokoli.
Senin, 19 Juni 2017
Penanganan dan Cara Pencegahan Chikungunya
Penanganan dan Cara Pencegahan Chikungunya
Sekarang
ini makin banyak bermunculan penyakit
yang menyerang manusia salah satunya adalah Chikungunya. Chikungunya merupakan
penyakit yang ditandai dengan demam mendadak, nyeri pada persendian terutama
sendi lutut, pergelangan, jari kaki dan tangan serta tulang belakang yang
disertai ruam (kumpulan bintik-bintik kemerahan) pada kulit. Acapkali disertai
dengan kondisi tubuh nan lunglai bak tiada daya. Gejala lainnya yang dapat
dijumpai adalah nyeri otot, sakit kepala, menggigil, kemerahan pada konjunktiva
(selaput lendir mata), pembesaran kelenjar getah bening di bagian leher, mual, muntah dan
kadang-kadang disertai dengan gatal pada ruam. Sampai saat ini, belum pernah
dilaporkan adanya kematian karena penyakit ini.
Sekitar 200-300 tahun lalu virus chikungunya (CHIK) merupakan
virus pada hewan primata di tengah hutan atau savana di Afrika. Virus
Chikungunya pertama kali diidentifikasi di Afrika Timur tahun 1952. Tidak heran
bila namanya pun berasal dari bahasa Swahlii, Artinya adalah yang berubah
bentuk atau bungkuk, Postur penderitanya memang kebanyakan membungkuk akibat
nyeri hebat di persendian tangan dan kaki. Virus penyebab adalah virus
chikungunya, kelompok Alphavirus atau “group A” antropho borne viruses. Virus
ini telah berhasil diisolasi di berbagai daerah di Indonesia. Sedangkan demam
berdarah dengue (DBD) disebabkan oleh “group B” antropho borne viruses.Penyakit
ini ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti yang juga nyamuk penular
penyakit demam berdarah dengue (DBD). Masa tunas antara 1-12 hari, pada umumnya
2-4 hari. Manifestasi penyakit berlangsung tiga sampai 10 hari . Virus ini
termasuk Self Limiting Disease alias hilang dengan sendirinya. Namun rasa nyeri
masih tertinggal dalam hitungan minggu sampai bulan. Tak ada vaksin maupun obat
khusus untuk Chikungunya. Cukup minum obat penurun panas dan penghilang rasa
sakit yang bisa dibeli di warung, yang penting cukup istirahat, minum dan
makanan bergizi.
Namun,
baiasanya masyarakat di Indonesia menggukan air kelapa untuk pengobatan
chikungunya. Walaupun air kelapa tidak dapat menyembukan penyakit, tapi dapat
membantu pasien sembuh lebih cepat.
Menurut Jadgev Singh air kelapa sangat membantu bagi mereka yang
mengalami demam chikunguya karena sangat baik bagi mederoksifikasi hati, sebuah
organ yang membantu pengendalian suhu tubuh.
Cara Mencegahan Chikungunya
Sampai
saat ini belum ditemukan obat spesifik dan imuisasi penyakit ini. Namun, untuk
penderita yang telah terinfeksi timbul imunitas terhadap penyakit ini dalam
jangka panjang pengobata umumnya untuk meringankan gejala. Namun dengan
menggalakan program ‘3M-Plus, bisa mecegah nyamuk penyebab chikungunyah, antara
lain :
3
M :
- Menguras dan membersihkan tempat penampungan air
- Menutup tempat penampungan air.
- Mendaur ulang barang-barang bekas
Plus
:
- Tutupi semua wadah yang tidak terpakai atau telengkupkan.
- Memeliharan ikan pemakan jentik nyamuk
- Taburkan bubuk larvasida (pembunuh jentik nyamuk) ke dalam penampung air yang sulit di kuras.
- Bersihkan akuarium, tempat minum hewan peliharaan dan vas bunga secara teratur.
- Pastikan septic tank tetap tertutup dan tidak mengalami kebocoran.
- Gunakan lotion anti nyamuk dan pakaani tertutup, apabila sedang berada di area yang berpotensi banyak nyamk.
- Sebaiknya memakai pakaian berwarna cerah karena nyamuk lebih enggan menempel pada warna ini.
- Guakan obat anti nyamk atau kelembu jika diperlukan.
- Minimalakan bau menyengat seperti parfum atau hairspray karena bau ini dapat menarik nyamuk untuk hinggap.
- Melakukan fogging atau pengasapan untuk membunuh nyamuk, terutama jika chikungnya atau demam berdarah telah mewabah.
Langganan:
Postingan (Atom)




